Walau para pengguna sudah dipastikan akan menikmati
beberapa minggu pertama dengan sistem baru sebagaimana yang mereka temukan
dalam semua tool inovatif dan kostumisasi yang ditawarkan – Beberapa hal masih tetap dan memerlukan perhatian secepatnya setelah upgrade (Operasi Sistem).
Salah satu hal tersebut
adalah software keamanan (Anti-Virus). Mempercayakan hal tersebut pada software keamanan
lama anda setelah melakukan Upgrade (OS) mungkin bisa menjadi keputusan yang
fatal, terutama jika software keamanan lama pilihan anda tersebut tidak cocok dengan
Sistem Operasi baru.
Disini akan ditinjau beberapa pilihan terbaik yang cocok dengan Windows 10.
1. WINDOWS
DEFENDER
Windows Defender telah tertanam kedalam Sistem Operasi sejak
dirilis nya Windows 8 di 2012 lalu. Mulanya Windows Defender merupakan keluaran
dari Microsoft Security Essentials, namun kini telah menjadi sebuah program
anti-virus sendiri.
Selama ini Windows Defender telah dikritik karena dinilai
tidak cukup kuat bagi kebanyakan pengguna. Meskipun orang – orang di berbagai
macam forum online mengakui bahwa mereka telah menggunakan Windows Defender
selama satu tahun tanpa adanya masalah. Hasil uji bebas membuktikan bahwa
dugaan tersebut benar, terbukti Windows Defender hanya diberi nilai 0.5/6 dalam
studi baru-baru ini pada program AV-TEST.
Meski menghawatirkan, masih ada beberapa
keuntungan/manfaat yang didapat. Pertama,
Windows Defender bekerja tepat diluar area; kalian tidak perlu menggunakan
apapun, memasang/menginstal apapun, atau mendaftar untuk apapun. Bagi
masyarakat yang memiliki komputer dengan spesifikasi rendah, ini merupakan hal
yang baik/positif.
Kedua,
tak ada yang mengganggu layar. Banyak anti-virus gratis sekarang yang kini
mengingatkan untuk meng-upgrade, menambahkan fitur, atau mendaftar untuk masa
percobaan – kenyataannya beberapa dari peringatan tersebut hampir mendatangkan
Malware dalam kebijakan mereka sendiri. Dengan Windows Defender kalian tidak
akan mengetahui Malware tersebut kecuali ditemukannya suatu masalah.
Pada akhirnya, hal itu tidak akan mengawasi riwayat
browsing-mu. Beberapa dari pilihan gratis kini mulai memanen data kalian dalam
upaya untuk membuat sebuah keuntungan. Contohnya, ditahun 2014 Avast melacak
jalur situs apa yang kalian kunjungi dan menggunakan data tersebut untuk
memasukan iklan mereka sendiri kedalam situs halaman.
Dalam Windows 10 tidaklah mudah untuk men-disable Windows
Defender secara manual. Dibutuhkan sebuah ‘Registry Hack’ atau ‘Group Policy
Tweak’. Ini merupakan hal wajar dan kembali pada kebijakan Microsoft dari masa
percobaan dalam memastikan kalian mendapatkan perlindungan mendasar.
Jika kalian meng-instal Anti-Virus dari pihak ketiga,
Windows Defender akan Ter-disable dengan sendirinya. Ini merupakan cara paling
bijak yang banyak diambil para pengguna.
Jika kalian tetap ingin menggunakan Windows Defender dan
mengambil segala keuntungan yang telah dipaparkan diatas, kalian perlu
menambahnya dengan beberapa perlindungan tambahan. Salah satu software terbaik
yaitu Malwarebytes Anti-Exploit. Anti-Virus Gratis ini dirancang untuk
melindungi komputer/laptop kalian dari serangan-serangan Malware – ‘Zero Day
Browser Expolit’.
Kebanyakan Anti-Virus bekerja pada database resmi, ini
berarti hal itu haruslah jadi sebuah rekaman – Sebelumnya (lampau). Terjadinya
sebuah Virus atau Malware dalam hal untuk pemrograman demi mengetahui adanya
itu.
Malwarebytes Anti-Exploit cocok dengan semua penyedia Browser
( Microsoft EDGE Win 10, Internet Explorer, Mozila Firefox, Google Chroome,
serta Opera ) dan tidak hanya melindungi browser itu sendiri, namun juga dengan
plugin-plugunnya. Hal itu tidak akan memakan kuota data kalian dengan
meng-updatenya, juga itu hanya akan memakan sekitar 3MB pada Hard Disk.
Meskipun kalian masih menggunakan Windows Defender dan
Anti-Virus dari pihak ketiga, hal ini merupakan tambahan berharga untuk sistem
keamanan kalian sendiri.
‘Malwarebytes Anti-Exploit’ merupakan sebagian dari
banyaknya aplikasi Malwarebytes yang populer. Barangkali yang dikenal terbaik
dari sebagian aplikasi tersebut yaitu Anti-Malware.
Hal ini penting untuk dipahami bahwa Malwarebytes Anti-Malware bukan diperuntukan maupun dirancang untuk menjadi satu-satunya
sistem keamanan kalian. Malwarebytes Anti-Malware tidak akan menggantikan
Anti-Virus yang telah ter-instal, walau itu Windows Defender atau yang lainnya.
Malahan, seharusnya kalian menggunakannya untuk
melengkapi Anti-Virus utama yang ter-instal sebelumnya. MalwarebytesAnti-Malware akan mendeteksi ancaman Malware dan melenyapkannya apabila
Anti-Virus utama kalian tidak mendeteksi ancaman tersebut, sebagaimana
penghapusan ( dan diperbaiki ) yang mungkin lolos dari pemindaian. Itu merupakan
hal yang sungguh bagus disaat proses peghapusan infeksi seperti ‘ Search
Protect dan Trovi’.
“
Meng-instal salah satu software Malwarebytes tidak akan men-disable Windows
Defender dengan sendirinya (Otomatis) “

0 komentar:
Posting Komentar