tinewsmy@Gmail.com

Jumat, 27 November 2015

ANTIVIRUS APA YANG SEHARUSNYA ANDA GUNAKAN PADA WINDOWS 10 ? ( 2 - 2 )


  • ANTI-VIRUS ALTERNATIF
Menentukan antara yang mana ‘Anti-Virus Terbaik’ sepanjang masa, itu merupakan hal yang sangat sulit untuk memutuskan siapa pemenangnya. Pikiran utama tertuju pada bagaimana yang kalian inginkan ; membayar untuk sistem keamanan atau kalian lebih memilih menggunakannya secara gratis.
Jika kalian bersedia membayarnya, pilihan perlindungan kalian akan ditingkatkan. Kalian boleh meluangkan banyak waktu untuk mencoba menggunakan Anti-Virus lain dalam situs pengujian seperti “ AV Comparatives”, namun nyatanya hanya ada sedikit pilihan diantara pangsa pasar dalam persetuhuan kinerja.


`````Beberapa pilihan terbaik diantaranya ; 
  1. Webroot : Webroot merupakan software aplikasi yang sangat ringan hanya 2.1MB. Webroot tidak lebih dari 3% dalam menggunakan memori RAM. Tidak ada Pop-Ups dan tidak ada Add-Ons. Webroot cocok untuk pebisnis, penggila game, dan pengguna penuh. 
  2. Kaspersky : Kaspersky merupakan Anti-Virus yang paling banyak memakan memori ketimbang para pesaingnya. Namun kemampuannya itulah yang menjadi ciri khas utama dalam urusan deteksi dan pembersihan Virus.
  3. ESETNOD32 : NOD32 merupakan beberapa dari Anti-Virus yang mendapat cukup banyak respon positive, ukurannya yang ringan serta selalu konsisten berada di urutan kinerja terbaik. 
  4. AVG : AVG merupakan salah satu Anti-Virus yang banyak dikenal/digunakan. Namun itu bukan berarti AVG yang terbaik. Dampak permulaannya yang mampat dan hal itu acap kali kalah kinerja dengan Anti-Virus lain dalam pengujian kinerja.
  5. Avast : Tidak dapat dipungkiri bahwa Avast merupakan rival terbesar dari AVG. Fitur dasar pindainya bagus, cepat, dan ringan. Namun perlu diperhatikan Avast menampilkan sebuah gangguan layar yang luar biasa, dan Poo-Ups dalam 18 bulan terakhir.
  6. Avira : Avira berhasil menjadi bagian dalam tigaserangkai Anti-Virus gratis. Avira berada diantara keduanya, lebih ringan dari AVG, tapi dengan pemindaian lebih baik dari Avast. Avira juga menampilkan Pop-Ups, namun tidak sebanyak yang ditampilkan oleh Avast.
Semua Anti-Virus berbayar dan gratis telah dibuat agar cocok dengan Windows 10, dan Anti-Virus tersebut diatas akan men-disable Windows Defender sesaat setelah di-instal.

Anti-Virus apa yang kalian pasang pada Windows 10 kalian? Apa kalian memutuskan untuk tetap bergantung pada Windows Defender, atau menginstal Anti-Virus pihak ketiga?
Jika kalian memiliki cerita sukses atau gagal tentang pembahasan diatas, berbagilah dengan meninggalkan komentar pada kotak komen dibagian bawah...

0 komentar:

Posting Komentar